Kamis, 01 Juni 2017

Ayam Dingin Segar Menu Sehat Keluarga


Ayam Dingin Segar adalah salah satu isi yang wajib ada di kulkas di rumah saya. Sebagai ibu bekerja yang tidak mungkin setiap hari belanja, saya belanja seminggu sekali untuk memastikan stock sayur, buah, bumbu, daging, ikan dan tentu saja ayam dingin segar dalam jumlah cukup. Bisa dibilang, porsi belanja ayam dingin segar lebih banyak dari lauk lainnya karena keluarga kami paling suka masakan ayam. Terutama anak laki-laki saya, dalam sekali makan dia bisa menghabiskan 2-3 potong ayam goreng atau semur sampai menyebut dirinya kembaran ketiga Upin-Ipin. Hihihi.

Ayam dingin segar bukan sebuah merek dagang lho. Ayam dingin segar adalah istilah untuk daging ayam yang diproduksi dengan cara pendinginan dan pembekuan. Ayam disembelih di Rumah Potong Unggas dan dagingnya langsung dikelola dalam suhu dingin 0-4°C. Suhu dingin ini terus dipertahankan pada penyimpanan daging ayam dari rumah potong, selama perjalanan, di toko dan pasar tempat penjualan ayam hingga sampai ke tangan konsumen.

Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner, Kementerian Pertanian Indonesia ingin menyampaikan kepada masyarakat mengenai 3 keunggulan ayam dingin segar, yaitu segar, praktis dan serbaguna. Segar dalam kualitasnya, praktis dalam pembelian dan penyimpanan serta serbaguna dalam pengolahan.



Hoax dan Fakta Ayam Dingin Segar.

Hari gini masih percaya hoax? Yuk cari tahu kebenarannya dari berbagai sumber yang bisa dipercaya.


Hoax : “Ayam kulkasan” tidak segar dan mengandung pengawet, sehingga lebih suka membeli ayam hangat di pasar atau tukang ayam.
Faktanya : Ayam dingin segar itu segar.
Ayam yang baru disembelih tanpa proses pendinginan akan berpotensi rusak dalam waktu 4 jam karena bakteri dan kuman yang cepat sekali berkembang dalam suhu kamar. Akibatnya, ayam cepat berubah tekstur, bau dan rasa daging ayam berubah. 
Justru ayam dingin segar yang mengalami proses pendinginan sejak awal jadi lebih sehat karena tidak perlu bahan pengawet, menghambat pertumbuhan kuman dan kesegarannya terjaga. 

Hoax : “Ayam kulkasan” gizinya berkurang karena penyimpanan yang lama.

Fakta : Ayam yang terpapar panas matahari atau suhu ruang akan mengalami kerusakan gizi. Justru, Ayam dingin segar memiliki gizi yang baik. Penanganan daging ayam dengan proses dingin mampu menjaga kandungan gizi yang dimiliki daging ayam, yaitu protein, vitamin B2 dan B6, dan mineral (tembaga, selenium dan fosfor)



Hoax : “Ayam kulkasan” tidak enak rasanya karena penyimpanan yang lama

Fakta : Ayam dingin segar tidak rusak rasanya. Jika ada yang berubah rasa, perlu dikaji apakah penyimpanan baik dan apakah pengolahan dilakukan segera setelah ayam keluar dari pendingin. Proses pendinginan dan pembekuan daging ayam tidak mempengaruhi rasa dan kelezatan Ayam Dingin Segar dan tidak berbeda dengan ayam hangat.



Hoax : “Ayam kulkasan” lebih mahal
Fakta : Ayam dingin segar lebih hemat. Dalam hal harga mungkin sedikit lebih mahal daripada ayam hangat di pasar. Hal itu disebabkan karena butuh biaya dalam memproduksi dan pengemasan daging ayam dingin segar. Namun jika dikaji lagi, ayam dingin segar lebih hemat karena bisa disimpan lebih lama dan diolah kapan saja diinginkan. Kita bisa mengolah dalam jumlah secukupnya saja. Dan kita juga bisa belanja kapan saja.

Bandingkan dengan membeli ayam hangat yang harus segera dimasak, itupun dimasak semua, tidak bisa disimpan lagi, karena kalau sampai busuk dan membuang, maka sama artinya kita membuang uang. 

Dan, bukankah ayam hangat dijual lebih murah agar cepat laku? Pedagang ayam hangat akan merugi kalau ayamnya tidak segera laku kan? Walau murah, pastinya konsumen tidak mau membeli ayam tidak segar.

Jadi, pilih mana hoax atau fakta? Tentunya pilih ayam dingin segar lebih sehat.
Tempat membeli Ayam Dingin Segar.
Saat ini para penjual ayam telah teredukasi dengan baik mengenai baiknya ayam dingin segar dan bagaimana menjaga kualitas daging ayam dalam proses penjualan. Ayam dingin segar bisa ditemukan di tempat-tempat berikut : 
  • Tukang sayur di kompleks perumahan yang mempunyai kulkas untuk penyimpanan ayam dingin segar 
  • Tukang sayur keliling yang mempunyai kulkas kecil untuk penyimpanan ayam dingin segar 
  • Pedagang pasar yang mempunyai kulkas untuk penyimpanan ayam dingin segar 
  • Minimart 
  • Pasar Swalayan dan Hypermarket 
Ayam dingin segar tidak hanya ditemukan di tempat “elit” tapi juga bisa ditemukan di pedagang-pedagang kecil.



Cara memilih Ayam Dingin Segar :
Untuk memastikan ayam yang kita beli benar-benar segar, ciri-cirinya adalah sebagai berikut :
  • Plastik pembungkus ayam dingin segar harus terlihat bening dan bersih, serta rapat melilit alas wadahnya. Jangan ambil ayam yang plastiknya telah kendor karena artinya telah sering dipegang orang atau terjadi kebocoran. 
  • Alternatifnya pilih ayam dalam kemasan beku kedap udara.
  • Lihat warna daging ayam, pilih yang tampak cerah alami, tidak pucat.
  • Cium aromanya, ayam segar tidak berbau asam atau busuk
  • Sentuh dagingnya, ayam segar akan membal jika disentuh, tidak lembek.
  • Rasakan daging ayam setelah dimasak, tekstur ayam tidak mudah hancur dan rasanya enak.
Cara penyimpanan Ayam Dingin Segar.
Saya membeli ayam dingin segar sambil membawa tas kedap suhu (cooler bag/insulated bag/thermal bag) yang mampu menjaga suhu dalam tas tetap dingin. Dalam perjalanan dari toko ke rumah sekitar 30 menit, setiba di rumah ayam masih beku dan langsung saya masukkan ke dalam frezzer lagi.

Kalau lupa bawa cooler bag, saya minta plastik berisi es batu pada pedagang ayam sehingga ayam tetap dingin dalam perjalanan. Konon bisa juga dibungkus dengan kertas koran, tapi saya belum pernah mencoba cara ini.

Daging ayam utuh akan terjaga kualitasnya hingga 1-2 hari dalam kulkas bersuhu 0-4°C (bagian bawah) dan akan bertahan hingga 6 bulan dalam frezzer dengan suhu dibawah -18°C. Sedangkan daging ayam potongan perlu dikemas lebih rapi dan bisa bertahan dalam waktu dan suhu yang sama dengan daging utuh.

Memasak Ayam Dingin Segar

Memang butuh waktu ekstra untuk membuat daging ayam dingin segar mencair. Cara thawing (melumerkan) ayam dingin segar yang paling direkomendasikan adalah dengan memindahkan dari frezzer ke chiller (kulkas bagian bawah) sehingga ayam lumer tapi tetap dalam suhu dibawah 4 derajat celcius.
Mencuci ayam mentah diyakini akan menyebarkan bakteri campylobacter ke tangan, meja, pakaian dan peralatan dapur melalui percikan air. Tapi dengan ayam dingin segar sebenarnya tidak perlu dicuci lagi sampai di rumah. Kenapa? Karena ayam dingin segar telah dikemas secara hygienis sejak awal proses pembuatannya hingga penyimpanan sehingga sesedikit mungkin terpapar bakteri dan kuman. Dalam suhu dingin bakteri dan kuman non aktif. Jadi selama kita tidak memutus rantai dingin ini, ayam dingin segar dapat langsung dimasak tanpa mencuci. 
Tetapi ada kalanya kita butuh melumuri ayam dengan bumbu sebelum dimasak, sehingga membutuhkan ayam yang tidak beku. Nah, untuk mencairkannya gunakan air mengalir atau rendam dalam wadah besar dalam kondisi ayam masih terbungkus plastik kemasannya. Begitu mencair segera proses memasak ayam dilakukan dengan cepat agar tidak memungkinkan pertumbuhan bakteri.

Food Standard Agency (FSA) juga menyarankan agar kita memisahkan talenan dan pisau yang digunakan untuk memasak daging ayam dengan bahan makanan lain agar meminimalkan penyebaran bakteri.


Resep Ayam Dingin Segar di keluargaku.
Berikut adalah beberapa resep yang menjadi favorit di keluarga saya. Sebenarnya banyak resepnya, tapi untuk di tulis di sini dua saja yah.

Ayam Lodho Trenggalek
Ini resep leluhur yang paling saya suka, dan ternyata suami saya juga suka. Rasanya mirip gulai ayam, tetapi pedasnya khas dari lada. 
Bahan :
1 ekor ayam dingin segar, dicairkan, dibersihkan, dibekakak lalu dipanggang utuh. Setelah matang kemudian dipotong-potong.
Bumbu:
8 butir bawang merah
5 siung bawang putih
5 buah cabai merah, dipotong-potong kasar
15 buah cabai rawit
5 buah kemiri
20 butir merica
1 cm kencur
1 cm kunyit
1 cm lengkuas
1 batang serai
3 lembar daun salam
5 lembar daun jeruk purut
800 ml santan cair
200 ml santan kental
garam secukupnya
gula secukupnya

Cara Memasak:

  1. Bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, kemiri, kunyit kencur, merica, garam dan gula dihaluskan .
  2. Rebus ayam panggang bersama bumbu-bumbu dalam santan encer dengan api kecil. Setelah agak empuk masukkan santan kental, rebus lagi sampai ayam empuk dan kuahnya agak kental.
  3. Catatan: kalau tidak suka pedas, cabai rawit diganti dengan 1 sendok teh ketumbar.

Foto Ayam Lodho Trenggalek, koleksi pribadi.


Ayam Goreng Kesukaan Jagoanku

Resep ini ala saya, dimasak dengan perasaan. Setelah diungkep ayam disimpan lagi dikulkas bagian bawah suhu 0-4 derajat celcius dan digoreng saat hendak makan. Sekali makan jagoanku akan menghabiskan 2-3 potong, itu juga karena berhasil ditahan.

Bahan : 

Ayam dingin segar 1 kg. Paling suka bagian paha atau sayap. 

Bumbu : 
Bawang putih 8 siung
Bawang merah 8 siung
Ketumbar 1 sendok makan
Garam 1 sendok makan

Gula merah 1 sendok teh

Asam jawa 3 butir
Sereh 10 cm
Lengkuas 5 cm
Minyak goreng
Air 1 liter

Cara membuat :
  1. Cairkan ayam dingin segar.
  2. Blender atau uleg semua bumbu kecuali sereh, asam, gula. garam.
  3. Rebus bumbu yang telah halus dengan ayam yang telah cair
  4. Masukkan asam, sereh, gula, garam
  5. Rebus sampai air asat
  6. Goreng setengah kering dan sajikan hangat.
foto dari Pixabay.com dipilih yang paling menyerupai masakan saya :)
Semoga jelas ya kelebihan ayam dingin segar. Jangan ragu-ragu untuk mengonsumsi daging ayam dingin segar untuk memenuhi asupan gizi keluarga.
Buat ibu-ibu yang super sibuk, selamat memasak ayam dingin segar ^_^

Referensi :
https://ayamdinginsegar.com/apa-itu-ayam-dingin-segar/
https://ayamdinginsegar.com/2017/05/05/mencuci-ayam-mentah-boleh-atau-tidak/
https://ayamdinginsegar.com/2017/04/23/bagaimana-membawa-pulang-ayam-dingin-segar-dari-pasar-atau-supermarket/
Foto koleksi pribadi dan pixabay.com

32 komentar:

  1. ayame menul menul pengen digigitttt mbaaa. ueenak kayak e

    BalasHapus
    Balasan
    1. ojok kering-kering nggorengnya jadi masih menul2 hehehe

      Hapus
    2. Ayam lodho,kesukaanku kl pulang ke rumah mertua di ponorogo

      Hapus
  2. Di tempatku tukang ayam dingin segar laris manis jualannya

    BalasHapus
  3. wuiaaahhh puasaaaaan:(

    BalasHapus
  4. jadi pengen mampir pulang kerja sore ini ke prima freshmart deket rumah. makasih sharingnya, terutama resepnya.

    BalasHapus
  5. ayam bumbu pedasnya bikin ngiler mbak

    BalasHapus
  6. Nah ini niiiiihhh saya musti bacain ini ke Ummi saya hahahah,
    Prima emang top waktu tinggal di jakarta pondok bambu sy sering ke prima beli yg setengah kilo minta dipotong 4 atau 6 atau 8 hehehehe

    BalasHapus
  7. Makasih mba ilmunya, jadi tauuu.

    BalasHapus
  8. tulisannya emang keren mba, selamet ya jd pemenang 1 :D

    BalasHapus
  9. aku nambah ilmu juga selamat juga mba keren juara 1 :)

    BalasHapus
  10. Ayam gorengnya bikin ngiler bangeeet

    BalasHapus
  11. Suamiku pecinta ayam mbak, mau diapakan aja dia pasti suka banget. Enak ya sekarang sudah ada Ayam Dingin Segar, lebih praktis kayaknya.

    BalasHapus
  12. Mo nyoba resepe juga ya mbak "ayam lodho trenggalek" makasih mbak sharing resep'y

    BalasHapus
  13. Makasih ilmunya ya mbaa, jadi nambah ilmu..

    BalasHapus
  14. Waaah makasih tipsnya. Selama pindah ke Jawa, aku belum pernah masak ayam lagi krn ngeri lihat ayam potong di pasar Jawa. Nggak higienis. Waktu di Pekanbaru, aku selalu beli ayam hidup utk langsung di potong & dimasak krn tukang ayam disana memang fresh semua seperti itu. Lihat ayam di supermarket sih tertarik juga krn lebih bersih tp nggak tau treatmentnya. Skrg jadi tau deh :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayam potong langsung masak. Jangan kelamaan di suhu ruang

      Hapus
  15. Karena tinggal di kampung saya nggak pernah beli ayam dingin segar. Langsung beli ayam yang habis dipotong atau potong ayam sendiri :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asal langsung dimasak tak masalah. Sebelum bakteri berkembang

      Hapus