Rabu, 28 Juni 2017

Pengalaman Melewati Tol Fungsional Solo - Ngawi untuk Mudik Lebaran 2017


Halo, mudik 2017 ini ada beberapa ruas tol yang digunakan secara darurat (karena baru 80% jadi) selama mudik lebaran. Istilahnya adalah Tol Fungsional. 

Saya mencoba menggunakan Tol Fungsional Solo - Ngawi sejauh 90 km. Tol ini bagian dari tol Trans Java. Nantinya akan dibangun juga tol sampai ke Kertosono.

Terhitung mulai Senin (19 Juni 2017) hingga Senin, 26 Juni 2017 ruas jalan tol solo - Ngawi sepanjang dibuka untuk pemudik dengan status sebagai jalan tol fungsional sementara.


PT Solo Ngawi Jaya (SNJ) dibukanya sebagain ruas jalan tol ini dalam rangka memperlancar arus mudik Lebaran 2017.

Tol Fungsional Solo - Ngawi masih gratis. Sebenarnya luasnya untuk 2 arah, namun karena belum jadi, maka diberlakukan sistem buka tutup. Sebelum hari Raya Idul Fitri digunakan dari arah Solo - Ngawi. Sebaliknya, setelah Hari Raya digunakan untuk arus balik Ngawi - Solo.

Tol fungsional Solo Ngawi ini mulai dibuka pukil 06.00 hingga 17.00. Pengemudi diharap berhati-hati karena masih belum banyak rambu jalan dan masih sedikit rest area yang memadai. Debu-debu juga beterbangan di siang hari yang panas dan kering.



Berhubung rambu dan fasilitas tol belum 100% jadi, pada beberapa titik ada litnasan warga kampung. Hal ini karena jembatan yang disediakan untuk mereka belum jadi. Pihak jasamarga sengaja menempatkan 2-3 orang petugas di setiap perlintasan.

Guna memantau situasi lalu lintas di lokasi-lokasi yang rawan kepadatan, terdapat empat spot Close Circuit Television (CCTV) yaitu di Ngasem, Kebak Kramat, Widodaren dan Gendingan.

Demi kenyamanan pengguna jalan tol, PT SNJ selaku operator Jalan Tol Solo-Ngawi telah menyiapkan rest area di lima lokasi yaitu di Km 12, Km 21, Km 29, Km 46 dan Km 55. Di setiap rest area disediakan tempat beristirahat, musala dan toilet gratis. Khusus di rest area Km 21 disediakan kios BBM dari Pertamina. Selain itu, untuk meningkatkan layanan informasi, PT SNJ menyediakan Call Center melalui nomor 081-330-550-900 yang dapat diakses selama 24 jam

Difungsikannya tol ini secara sementara sangat membantu pemudik. Waktu tempuh jadi lebih cepat. 90 km hanya ditempuh kurang lebih 1 jam, padahal biasanya dengan jalur biasa membutuhkan waktu 2-3 jam. 

Saking excited mencoba Tol baru, saya mengabadikan dalam video log. Mampir yuk. Pemandangan di sekitarnya cantik-cantik. Ada gunung dan hamparan padi. Tapi tidak boleh berhenti untuk selfie-selfie. Bahaya. 



Selasa, 20 Juni 2017

Senja di Terra Maharani

Ramadan hari ke 21, saya sekeluarga datang untuk undangan buka bersama blogger di Terra Maharani. Semula saya berketetapan tidak akan menghadiri event blogger selama Ramadan, namun karena kali ini boleh bawa keluarga, akhirnya undangan ini saya iyakan.

Lagipula, Terra Maharani hanya berjarak 2 km dari rumah saya, tinggal mlipir sebentar pun sampai. Sekaligus saya ingin lihat-lihat lokasi hunian yang  - ya, siapa tahu -  bakal memberi motivasi untuk memilikinya suatu saat.

Sabtu, 17 Juni 2017

Bermain Aman dan Nyaman Bersama Anak : Membebaskan dengan Kehati-hatian


Orangtua seharusnya tahu, bahwa dunia anak adalah dunia bermain. Orangtua juga seharusnya sudah tahu, bahwa anak banyak menyerap pengetahuan dan melatih kemampuan kognitifnya dari bermain. Karena itu, pembatasan atau pelarangan bermain dapat mengurangi ruang gerak dan eksplorasi anak, akibatnya dapat menghambat kemampuan anak mengenali lingkungannya, juga memperlambat kemampuan kongnitifnya baik fisik maupun mental. Di sisi lain, lingkungan kita sehari-hari tidak selalu aman, termasuk lingkungan bermain anak, baik tempat maupun sarana bermainnya. 

Tantangan orangtua : Bagaimana membebaskan anak bermain dengan tetap memerhatikan faktor kamanan dan kenyamanan.

Tulisan ini saya buat berdasarkan pengalaman pribadi. Banyak faktor-faktor keselamatan yang menjadi perhatian saya dan suami (kami satu paham dalam hal kehati-hatian ini), sehingga cukup banyak yang saya inventarisasi sebagai catatan keamanan saat bermain.

Kamis, 01 Juni 2017

Ayam Dingin Segar Menu Sehat Keluarga


Ayam Dingin Segar adalah salah satu isi yang wajib ada di kulkas di rumah saya. Sebagai ibu bekerja yang tidak mungkin setiap hari belanja, saya belanja seminggu sekali untuk memastikan stock sayur, buah, bumbu, daging, ikan dan tentu saja ayam dingin segar dalam jumlah cukup. Bisa dibilang, porsi belanja ayam dingin segar lebih banyak dari lauk lainnya karena keluarga kami paling suka masakan ayam. Terutama anak laki-laki saya, dalam sekali makan dia bisa menghabiskan 2-3 potong ayam goreng atau semur sampai menyebut dirinya kembaran ketiga Upin-Ipin. Hihihi.

Ayam dingin segar bukan sebuah merek dagang lho. Ayam dingin segar adalah istilah untuk daging ayam yang diproduksi dengan cara pendinginan dan pembekuan. Ayam disembelih di Rumah Potong Unggas dan dagingnya langsung dikelola dalam suhu dingin 0-4°C. Suhu dingin ini terus dipertahankan pada penyimpanan daging ayam dari rumah potong, selama perjalanan, di toko dan pasar tempat penjualan ayam hingga sampai ke tangan konsumen.

Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner, Kementerian Pertanian Indonesia ingin menyampaikan kepada masyarakat mengenai 3 keunggulan ayam dingin segar, yaitu segar, praktis dan serbaguna. Segar dalam kualitasnya, praktis dalam pembelian dan penyimpanan serta serbaguna dalam pengolahan.

Kamis, 25 Mei 2017

Sepucuk Surat untuk Anakku, tentang menjadi Wanita dan Cita-citanya



Dear my daughter Cinta,
Selamat ya Nak, tahun ini kamu lulus SD. Kalau lihat tinggi badanmu, Mama sering lupa bahwa kamu baru beranjak remaja. Tinggi badanmu sudah menyamai Mama, Nak.

Dalam secarik kertas yang kamu tuliskan pada malam perpisahan sekolah itu membuat Mama terharu. Kalimat sederhana, ucapan terimakasih untuk Mama dan Ayah. Buat Mama, secarik kertas itu adalah “sertifikat” keibuan Mama. Yeay, tahun ini Mama naik kelas, dari seorang ibu dari anak-anak dan kini menjadi ibu dari seorang remaja. 

Mama deg-degan Nak, banyak yang bilang mendidik remaja itu tidak lebih mudah dari mendidik balita dan anak-anak. Walaupun remaja sudah mandiri, justru perkembangan pikirnya yang semakin mandiri menjadi tantangan bagi Mama dan Ayah untuk membimbingmu.

Minggu, 21 Mei 2017

#MemesonaItu seperti Mata Air

Vitalis Body Scent

Apa yang paling menyeramkan dari diri seseorang?
Ketika marah, ketika berbohong, ketika kata-katanya menyakiti.
Jangan harapkan diri tampak memesona ketika itu terjadi. Secantik apapun, sewangi apapun, semodis apapun penampilan, seseorang akan tampak seram saat tidak bisa menahan dirinya dari api dalam jiwa.

#Memesonaitu menurut saya tidak bisa memiliki definisi terbatas bagi seorang wanita.  Bagaimana kalau kita balik alur berpikir tentang definisi memesona. Sikap seorang wanita dalam menghadapi berbagai situasi dalam hidupnya akan menunjukkan apakah dirinya mampu bersikap memesona atau tidak.  

Kamis, 18 Mei 2017

Bahagia dari Hati



2017 sudah dipenghujung bulan ke 5 saja. Saat ini saya tengah sibuk-sibuknya mempersiapkan anggaran kantor untuk Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, mendampingi anak ujian nasional, bersiap-siap berburu SMP, ditambah persiapan pentas akhir tahun dan fieldtrip tahunan sekolah anak. Sementara itu pekerjaan rutin terus berjalan. 

Hari ke hari, bulan ke bulan, tahun ke tahun. Huhuhu, waktu rasanya berjalan sangat cepat. Tantangan datang setiap hari dalam peran saya sebagai ibu, karyawan dan blogger. Kesibukan terus menerus yang membuat waktu terasa tidak pernah cukup untuk menyelesaikannya.

Nyatanya, saya tidak pernah mau berhenti di sini. Betapa saya mencintai kedua peran tersebut. Saya sibuk, saya lelah, tetapi saya bahagia. Bahagia. Satu kata yang membuat kita mau melakukan berbagai tantangan hidup. 

Minggu, 14 Mei 2017

Mama - mama Doyan Ngemil


Saya doyan ngemil. Apakah karena saya wanita? Apakah setelah menjadi ibu semakin doyan ngemil? Walaupun tanpa survei mendetail, jika anda merasakan hal yang sama, mari akui saja. Hihihi..

Ngemil ada plus minusnya. Jadi nggak perlu phobia berlebihan. Ngaku phobia tapi nggak bisa meninggalkan kebiasaan ngemil, yang ada malah stress. Mending dikelola saja kebiasaan ngemilnya jadi ngemil sehat.



Kebiasaan doyan ngemil seperti apa yang berbahaya?


Sabtu, 13 Mei 2017

Menumbuhkan Kebiasaan Minum Susu dalam Keluarga


Apakah Anda harus mengejar-ngejar anak dengan membawa segelas susu? Ataukah Anda khawatir anak mungkin kekurangan nutrisi karena tidak cukup minum susu?

Alhamdulillah di keluarga kami tidak ada drama seperti itu :)

Kami sekeluarga suka minum susu. Mungkin karena dari semula Ayah dan Mama-nya suka minum susu, jadi kebiasaan itu menular pada anak-anak. Bedanya, ketika anak-anak hadir, cara kami minum susu jadi lebih seru.

Terinspirasi dari "Kampanye Frisian Flag Saatnya Keluarga Minum Susu Sekarang!" yang diselenggarakan oleh Susu Kental Manis Frisian Flag, kembali saya ingin menekankan betapa pentingnya menumbuhkan kebiasaan minum susu dalam keluarga.

Sabtu, 29 April 2017

Together, More, More, and More !

Hari ini, 3 tahun yang lalu.
Teringatkan kembali, saya pernah menuliskan ini di Facebook.


Anakku, 
seandainya bisa, Mama ingin memandangmu setiap waktu,
dalam bangun dan tidurmu. Bersamamu selalu.

Karena hidup adalah waktu yang bergulir.
Ada saat bersama, ada saat terpaut jarak.
Berharap kamu paham, waktu bermain kita di sore hari,
Bukanlah waktu yang mama sisakan untukmu. 

Sekali lagi, bukan sisa waktu.
Karena bercengkerama sore hari 
adalah kebersamaan yang memang kita ciptakan, rencanakan dan harapkan sejak pagi. 
Bahkan sejak hari-hari sebelumnya. 

Tetaplah bertumbuh.
Mama akan merekam waktu bersamamu. 
Menuliskannya dalam diary Mama.

Jumat, 28 April 2017

Mengenal Bariatric Surgery dalam Penanganan Obesitas



Obesitas alias kegemukan adalah momok bagi hampir semua orang.  Pasalnya, obesitas menyangkut soal penampilan, ketidaknyamanan tubuh dan yang paling buruk obesitas menjadi penyebab berbagai masalah kesehatan.

Faktanya, obesitas di seluruh dunia telah meningkat dua kali lipat dalam satu dekade ini. Tahun 2008, badan kesehatan dunia WHO mencatat ada sebanyak 1,4 milyar orang dewasa menderita kegemukan. Dan setiap tahunnya sedikitnya 2,8 juta orang dewasa meninggal dunia akibat obesitas ini.

Sabtu, 08 April 2017

Keluarga Minum Susu itu Penting dan Seru !



Agak aneh kedengarannya, di kala produk susu saat ini relatif mudah didapatkan, namun kebiasaan minum susu masyarakat Indonesia masih sekitar 30% dari jumlah penduduk Indonesia. Badan Pusat Statistik melansir pada tahun 2015, konsumsi susu di Indonesia lebih rendah di antara negara-negara di Asia lainnya, yaitu 12,1 liter per orang per tahun. Artinya, hanya sekitar 1 liter per bulan.

Sabtu lalu, 1 April 2017, saya diundang oleh Frisian Flag dalam acara Blogger Gathering "Kampanye Frisian Flag Saatnya Keluarga Minum Susu Sekarang!" di Rumah Kencur, Pejaten Barat, Jakarta.  Saya datang satu jam sebelum acara dimulai, jadi sempat melakukan foto-foto di berbagai sudut yang sengaja ditata sangat apik.

Selasa, 04 April 2017

Hadiah untuk Sang Eksplorer


Saya jatuh cinta lagi. Dan semakin bertambah setiap harinya. 
Senyumnya yang selalu ceria, saat bicara matanya yang bening menatap ramah. Semakin ke sini, sikapnya semakin “gentleman.” Kepada dia kah kelak tempat saya akan menggantungkan hari tua? Kepada anak lelaki tercinta, Asa.

Kini Asa masih berusia 6,5 tahun, sudah SD, tingginya sudah 130 cm. Berbeda dengan sikapnya sewaktu balita, Asa kini lebih kalem, tapi lucu.  

Asa itu anaknya penuh perhatian. 

Adalah wajar jika seorang mama menyayangi anaknya tanpa berharap balasan. Maka ketika Asa berbalik memberikan perhatian pada saya, sudah pasti perasaan saya begitu membuncah bahagia dan haru. 

"Mama sudah makan malam belum?" 

"Kakak jangan tidur di lantai, nanti masuk angin." 

"Ayah sudah mengunci pagar belum? Sudah malam loh." 

"Mau hujan nih, jemuran sudah diangkat belum?"

“Sebelum bobok, Mama jangan lupa mematikan kompor, takut kebakaran” 
Begitu perhatiannya Asa pada anggota keluarga lainnya.

Yang lucu lagi saat dia mengingatkan saya saat kami selesai makan di restoran, "Tidak ada yang ketinggalan kan? HP dan dompet mama sudah dibawa semua?" Katanya sambil merapikan kursi yang baru kami duduki.

Sabtu, 01 April 2017

Bekerja dengan Tersenyum


Tulisan ini saya dedikasikan untuk rekan-rekan kantor yang berhasil membuat saya bisa tersenyum di antara pekerjaan yang bertumpuk.

***

Sebagai abdi negara, kami bertugas melayani klien dengan senyum. Dalam lingkungan pendidikan tinggi, klien kami adalah mahasiswa dan sesama rekan kerja itu sendiri. Pasalnya, urusan administrasi dan manajemen perguruan tinggi cukup rumit dan melibatkan banyak bidang, jadi selain mahasiswa, kami juga harus saling melayani sesama civitas akademika lintas unit maupun profesi. 

Pekerjaan yang banyak tentu melelahkan. Ditambah lagi deadline yang serba mendadak dan mendesak. Mau tak mau tugas harus diselesaikan. Satu mata rantai tugas tidak beres akan berimbas pada rantai pekerjaan lainnya. Dalam situasi penuh stres, saya beruntung berada di lingkungan kerja yang menjunjung semangat kekeluargaan dan keakraban. Rekan-rekan kerja saya adalah sosok-sosok yang sukses membuat saya tersenyum. Mereka terdiri dari cleaning servis, petugas keamanan, petugas ruangan, staf administrasi dan para dosen pengajar yang saya tidak bisa sebutkan satu persatu. Kami tergabung dalam keluarga Departemen Proteksi Tanaman, IPB.

Rabu, 29 Maret 2017

Terkesan Citarasa dan Estetika Khas Sunda di Bumi Aki



Makan, kini lebih dari urusan perut. Kesempurnaan kegiatan makan terwujud ketika seluruh indera mendapatkan kesan yang istimewa dari apa yang kita santap. Rasa, aroma, estetika penyajian, dan suasana adalah hal-hal yang menentukan apakah sebuah makanan dapat dinikmati secara sempurna.

Tentunya, kita ingin menjadi momen spesial saat makan bersama orang-orang tersayang. Tak perlu menunggu setahun sekali untuk jadikan momen makan jadi spesial, saya telah menemukan tempat makan yang dapat menciptakan suasana itu. Yaitu Restoran Sunda R.M. Bumi Aki. 

(silakan putar video di atas)

Bumi Aki - diambil dari Bahasa Sunda. Bumi artinya rumah, dan aki artinya kakek. Penamaan R.M. Bumi Aki dimaksudkan untuk menciptakan suasana makan tradisional Khas Sunda seperti di rumah kakek.

Senin, 13 Maret 2017

Royal VKB Cookware dari Alfamart

Buat ibu-ibu berita apa yang paling cepat update?
Politik? Bukaaan. Gosip selebriti ? Hm, bisa jadi.
Tapi ada yang ibu-ibu lebih cepat tahu beritanya, yaitu kalau ada promo di Alfamart. Iya kaaaan?
Begitu tahu ada promo pasti langsung segera menyerbu ke Alfamart.

Yang lagi hot topic di kalangan grup WA ibu-ibu yang saya ikuti, dan sepertinya lagi viral di medsos adalah program promo Kejutan Awal Tahun dari Alfamart. Kali ini Alfamart menyenangkan ibu-ibu pelanggannya dengan memberi kesempatan menebus murah alat masak mewah Royal VKB melalui program #PilihanBundaAlfamart 

Sebenarnya sebelum berita ini viral di WA, saya sudah tahu duluan. Lha wong hampir setiap hari adaaa aja alasan untuk mampir ke Alfamart di depan gerbang kompleks rumah saya. Siapa sih yang nggak langsung kepengen begitu melihat alat-alat masak berbahan teflon kualitas tinggi, mejeng tak jauh dari pintu masuk Alfamart, dengan tambahan informasi : DISKON HINGGA 80%.

Cookware mewah ini bisa ditebus murah dengan cara mengumpulkan 10 - 15 stamp. Untuk mendapatkan stamp itu kita hanya perlu berbelanja sejumlah 30 ribu, berlaku kelipatan. Akan ada tambahan stamp lagi jika di antara barang yang kita beli ada produk sponsor.  Plus ada tambahan diskon jika kita menggunakan aplikasi Alfamart di ponsel. Jatuhnya lebih murah pastinya.



Jadi gini tips agar stamp cepat terkumpul dan nggak merasa boros :

Jumat, 03 Maret 2017

Asus Zenfone 3 : Capturing The Flavors of Indonesia



Saya bukan fotografer profesional, melainkan seorang street food lover.

Dalam sebuah lorong bernama Kampus Dalam – sisi luar Kampus IPB Bogor – adalah ‘surga’ bagi penyuka jajanan kaki lima seperti saya ini. Lorong yang di kedua sisinya berjajar warung-warung sederhana semi kumuh. Pararel dengan rombong-rombong jajanan kaki lima yang tak jeda dikerubuti para pembelinya, kebanyakan adalah mahasiswa. Lorong sempit dengan diveristi makanan yang sangat tinggi.

Saya pun memulai langkah dengan perut kosong dan tangan menggenggam Asus Zenfone 3 ZE520KL. Sekalipun saya buka fotografer handal, memotret makanan buat saya seperti kegiatan selfie bagi beauty blogger. Setiap saat ingin menangkap momen tercantiknya kan? Begitupun saya, ingin menangkap tampilan paling menggiurkan dari sepiring makanan yang akan saya santap.



Jadi, mau dimulai darimana perburuan ini?

Minggu, 26 Februari 2017

Childhood Cancer Day 2017


Selama ini saya terlalu paranoid membicarakan soal yang "satu" ini. Faktanya, beberapa teman adalah survivor, dan tampaknya mereka tampak semangat untuk sembuh. So, anggap saja seperti penyakit lainnya, mencegah lebih baik, mengetahui lebih awal lebih baik dan bisa disembuhkan.

Saya akan berbagi informasi tentang kanker anak. Ujug-ujug menulis ini karena saya tahu adanya acara Peringatan Hari Kanker Anak pada tanggal 20 Februari 2017 lalu di Kementerian Kesehatan. Dalam acara itu hadir 3 narasumber yaitu dr Edi Setiawan Tehuteru, SpA(K) MAH, dr Lily S. Sulistyawati, MM (Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Kemenkes RI) dan Siti Julia, anak survivor kanker.

Senin, 13 Februari 2017

Meet Up Fruitaholic


Sejak 2013 saya mengenal Sunpride melalui event-event yang diadakannya, yang kemudian terkesan adalah kehangatan dan keceriaan. Sunpride selalu sukses mengadakan event dengan konsep "banjir buah". Betapa buah menjadi sangat berharga, sangat cantik, sangat sexy sehingga sepulang event kita selalu termotivasi kembali untuk rajin makan buah.

Setelah Fruitsummit 2015, diundanglah saya dalam kelompok Fruitahollic, dimana saya terpilih karena aktif mempromosikan kampanye gerakan makan buah. Total ada sekitar 20 member Fruitaholic ini, sebagian sudah saya kenal sebagai blogger, sebagian lagi baru kenal, ada mba Wiwik Wae dan mba Nunik Rahmawati yang super ramah, Adit yang baik dan lucu, Si Ochoy dll. Pun begitu, semua akrab dan seru. Saya jadi merasa kembali segar dan muda gabung dengan fruitaholic. 

Di awal 2017 ini Fruitaholic meet-up romantis di cafe Exquiese Pattiserie, Rumah Cokro, Menteng Jakarta. Sebuah kafe mungil yang cantik. Dari luar kelihatan seperti rumah tempo dulu. Kami mengenali bahwa ini lokasinya karena melihat booth Sunpride dari kejauhan. Dan buah-buahan Sunpride sudah bertebaran sejak pintu masuk. 

Selasa, 07 Februari 2017

Taman Kaulinan, Ruang untuk Anak-anak Bogor


Satu persatu harapan warga Bogor pun terwujud. Setelah beberapa tahun sebelumnya dibangun taman-taman dan pedestrian di berbagai sudut Kota Bogor, tanggal 5 Februari lalu diresmikan Taman Kaulinan dan Taman Sempur. Keduanya berlokasi di Lapangan Sempur, sisi utara Kebun Raya Bogor.

Informasi peresmian Taman Kaulinan dan Taman Sempur ini saya terima dari berbagai grup WA, baik grup kantor sampai grup ibu-ibu RT. Jadi penasaran juga ingin tahu seperti apa, saya pun mengajak Asa main ke sana. Untungnya hari minggu itu cerah. Padahal sehari sebelumnya Bogor dan sekitarnya hujan seharian lho. Berarti semesta mendukung.